DOS.id - Dakwah Open Source Indonesia

Media provokasi penggunaan FLOSS (Free/Libre Open Source Software)

Thursday, December 15, 2005

We are in Open Source..

Konsep open source tidaklah hanya sebatas daun kelor. Open source tidaklah sebatas Linux atau lebih sempit lagi sebatas distro Linux tertentu. Open source mencakup sesuatu hal yang luas. SUatu konsep dimana kebebasan yang bertanggung jawab dipertanggungjawabkan.Sebelum saya lebih jauh kedalamnya mari kita lihat lebih jauh mengenai konsep licensing software. Secara umum saya yakin rekan-rekan sudah tahu apa yang dimaksud dengan konsep lisensi. Terdapat beberapa konsep lisensi yang ditawarkan pada dunia virtual perangkat lunak.

Commercial Software. Piranti lunak ini dibeli kemudian semua hak yang tercantum pada EULA menjadi milik anda termasuk didalamnya menyalin untuk Backup, menggunakannya untuk sesuatu yang komersial, dukungan 24x365 jam dan sebagainya. Jenis piranti lunak ini tentunya memberi dampak positif dan negatif bagi perkembangan suatu negara. Jepang dan AUstralia adalah contohnya mereka memiliki aturan yang ketat tentang penggunaan Software alhasil pendapatan pajak mereka dari software comercial meningkat, ISV juga dapat bersaing dengan sehat. Bayangkan keadaannya di Indonesia rekan saya mempunyai sebuah piranti lunak yang bagus ia jual dengan harga yang menurut saya wajar, tetapi apa yang dia alami. Produknya ia dapatkan di Mangga dua dengan harga hanya 20 ribu rupiah. Dia cuman bisa bengong apa artinya dia tidak tidur bermalam malam untuk mencari nafkah yang halal. Kalau akhirnya dibajak pula. Bagaimana bila hal ini terjadi pada rekan sekalian. ISV banyak yang gulung tikar, banyak pula yang obral janji dengan tingkat pengembangan cepat memiliki komponen canggih (namun bajakan). Carut-marut bajakan mungkin menjadi fenomena sehari hari bagaimana tidak secara tidak langsung kita dimanjakan dengan produk non original, yang saya pribadi merasakan terkadang bajakan menurunkan kreatifitas.Sementara dampak negatif software comercial adalah hadirnya ISV-ISV penguasa yang memiliki produk bagus yang ujung-ujungnya dapat memonopoli pertumbuhan suatu negara, bukankah itu yang rekan sekalian takutkan?

Freeware Software. Konsep Freeware berasumsi bahwa begitu software ditangan anda, anda memiliki hak yang tercatat dalam konsep lisensi yang telah disepakati yang pada umumnya anda boleh menggunakannya secara gratis baik untuk komersial dan non komersial. Dengan . Konsep ini banyak digunakan berbagai individu/ ISV untuk "show off", atau bisa pula menjadi media marketing perusahaan piranti lunak ehm..sebagai contoh sebuah perusahaan A akan memiliki produk gratis ALite kemungkinan besar ia juga memiliki produk yang lebih canggih dengan versi komersial. Dan menurut saya hal ini adalah sesuatu yang wajar karena itu semua haknya. Dan Bpk. Stallman adalah suatu evangelish Free Software yang saya kagumi dalam hal ini..karena sedikit banyak kita memiliki kemerdakaan untuk melakukan aksi tertentu

Shared Source Software, berasumsi sama seperti dengan Freeware software plus source codenya dapat anda lihat, anda kembangkan anda modifikasi sebatas kebutuhan belajar, riset dan non komersial. Konsep ini terkadang menjadi sebuah jawaban atas pentingnya HAKI anda PLUS dengan kebebasan penggunaan software. Contoh software berbasis ini adalah Microsoft SSCLI, SUn Java 2 v5 (telah dirumuskan mekanisme yang jelas dalam JCP, banyak yang mengasumsikan Java itu open source padahal dia masih dalam genggaman SUN, diharapkan akan menjadi open source pada versi 6.0 . Ini mungkin menjadi alasan mengapa Banyak produk SUN yang dijadikan gratis seperti Java Creator, Solaris, dsb sebuah pola marketing yang cukup baik menurut penulis..terutama persaingan yang jelas atas implementasi Java dengan sang raksasa IBM)

Open Source, anda dapat menggunakannya untuk komersial dan non komersial, mengembangkannya untuk kebutuhan komersial dan non komersial, dan mendistribusikannya. Namun demikian kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan yang bertanggung jawab, terdapat Batasan lain yang harus dipatuhi dan tercatat di lisensi yang telah disepakati umumnya GPL. Penulis yakin Open Source akan memberi dampak yang besar bagi perkembangan software dan pengetahuan tentang software terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sisi lain kehidupan ICT kita.Rekan saya berkata benar dan saya dukung pula dia, dia berkata begini "Rid bayangkan kalau software XXX di openkan..pasti bisa berkembang dengan pesat.."(yup that is correct) Namun yang patut diperhatikan akhir-akhir ini adalah open source saat ini didukung konsep services yang seringkali disodorkan oleh Vendor besar seperti Novell, dsb. Alhasil dia tidak menjadi Free pula dari sisi charge untuk dukungan dan kenyamanan. an mulai hadir pula solusi Software Open Source komersial dengan tambahan fitur layanan plus dukungan vendor besar, bila mereka mencharge anda sesuatu yang wajar bukan. Saya pernah mendengar dari rekan saya bahwa dengan menggunakan solusi open source dapat dikatakan tidak ada biaya yang bisa diestimasikan. Benarkah demikian bagaimana dengan anda?

Bagaimana open source yang gratis. Well this is FLOS, and this is about our blog what we can share about free and open source software hope you can enjoy it :)

Kini saatnya kita merenung bahwa apapun itu ada manfaatnya ada pula ruginya, mari kita bersama sama menjadi seseorang yang TIDAK ektrimis, janganlah kita mengolok-olok dan mengkotak-kotakkan dimana kita berada. Anda tentunya boleh memilih karena ada kebebasan tetapi hargailah perbedaan. This is your virtual environment Guys..respect another and be wise and hope this is DOS purposes

0 Comments:

Post a Comment

<< Home